Untuk melengkapi tulisan “Musik Digital” tulisan ini mencatatkan beberapa software yang akan saya gunakan dalam digital recording.
Secara sederhana Digital Recording adalah cara perekaman audio dengan memanfaatkan perangkat berbasis digital seperti computer, software dan beragam perangkat perangkat keras lainnya.
Software – software itu digolongkan sebagai berikut :
1. Software Audio Editor / Multi Track Recorder.
2. Plug-Ins (VST, DXi, dll).
3. VST Instruments.
4. Sampler.
5. Software Mastering.
Sotware Audio Editor / Multi Track Recorder
Software yang saya gunakan untuk merekam audio untuk kemudian diproses adalah Cubase SX 3.1.1.944 dari Steinberg.
Software ini memiliki fasilitas untuk :
1. Merekam audio dari instrument macam gitar elektrik, bass elektrik, vocal dll.
2. Merekam MIDI dan Virtual Instruments.
3. Melakukan proses Mixing atas track track yang telah direkam.
4. Melakukan proses Mastering.
Selain itu software ini juga dilengkapi dengan beberapa plug in seperti Delay, ModDelay, DaTube, SPL DeEsser, Overdrive dll.
Plug-Ins VST, DXi
Plug-In secara umum adalah suatu software yang ditambahkan pada software lain yang bertindak sebagai host / induk untuk menambahkan kemampuan kemampuan khusus pada software induknya. Format plug-in yang umum berupa VST, DXi, RTas dll. Plug-in yang (akan) saya gunakan memiliki kemampuan seperti :
1. Simulasi perangkat keras amplifier, stomb box, cabinet dan rack untuk gitar & bass. Contohnya Amplitube. Plug-in ini mensimulasi track gitar yang direkam seolah-olah direkam dengan menggunakan beragam stomb box, amplifier, rack dan cabinet yang tersedia.

Stomb Box Pada Amplitube Metal
2. Simulasi microphone, seperti Antares Microphone Modeller. Plug-in ini mensimulasi track vocal seolah-olah direkam dengan menggunakan beragam microphone yang tersedia.
3. Pengolah suara seperti untuk kompresi, limiter dll.

Nomad Factory BT Compressor CP2S-3
VST Instruments
VST Instruments merupakan instrument music virtual, perangkat music yang secara fisik tidak ada tapi suaranya direkam dengan menggunakan software ini. Instruments yang dipergunakan bisa beragam tergantung pembuat softwarenya. VST Instrument yang akan saya gunakan meliputi : drum, organ, synthesizer.
Untuk drum saya akan menggunakan Native Instruments Battery 3.

Native Instrument Battery 3
Untuk organ saya gunakan Native Instrument B4 II.

Native Instrument B4 II
Sedangkan untuk synthesizer saya gunakan Korg Legacy DE.

Korg Legacy DE
Sampler
Sampler secara umum adalah software atau hardware yang menggunakan sample (contoh) suara tertentu untuk menghasilkan output simulasi suara tertentu semisal suara drum atau keyboard, berdasarkan nada yang diterimanya.
Sampler yang saya gunakan adalah Spedsoft VSampler 3.5.

Speedsoft VSampler 3.5
Sotware Mastering
Untuk melakukan proses mastering saya akan menggunakan software AAMS (Auto Audio Mastering System) versi 2.5.

AAMS Auto Audio Mastering System
Dimana Mendapatkan Software Software Ini
Software software ini umumnya dapat anda peroleh melalui toko cd. Tentu tidak semua toko cd menjual cd software software ini, namun yang hampir pasti ada adalah di Mall Mangga Dua Jakarta, atau Dusit Mangga Dua. Selain itu juga banyak situs situs penyedia software yang menyediakan link untuk mendownload software software ini.




25 Agustus 2008 pukul 1:09 pm |
Duh…banyak kali software nya lae…
aku disini cuma pake Cool Edit aja…
itupun masih belom fasih memakainya
sahatmrt: iya Lae
memang banyak, soalnya aku mencoba produksi album secara indie, soal fasih, aku juga masih belajar kok
27 Agustus 2008 pukul 4:56 am |
Lae..LAe… ck ck ck….
ngelmu di mana sih? ajarin donk..
30 Agustus 2008 pukul 3:52 pm |
Wew keren bgt tuh…
Kira2 kalau di Linux pake apaan yak??
sahatmrt: thx udah mampir. hanya mohon maaf, kalo di linux saya tidak tahu. soalnya ga make linux, kebanyakan masih under windows sih
3 Oktober 2008 pukul 10:26 am |
Terima kasih bos dah mampir ke blog saya..
Saya boleh tambahin dikit ya…
Untuk software ginian itu sangat tergantung banget dengan soundcard anda
Klo mau yang bagus coba beli yang external. track sesuai dengan kebutuhan anda dan ada gain dimasing2 track.
Atau boleh coba pakai mixer digital yang sering saya pakai, Roland VS 2480
Liat Disini
Semua fasilitas dah tersedia. Cukup buat record demo
Rgds,
sahatmrt: cihui… Mas Robby udah mampir
makasih Mas udah mampir! Makasih tambahan infonya! Sungguh berharga lho! Makasih udah melengkapi tulisan ini
sukses selalu ya!
14 Oktober 2008 pukul 5:30 pm |
Wah Blognya bagus……
Makasi ya udah mampir ke blog http://gitardewa.wordpress.com
Links blognya mas saya pasang juga …..
Kalo sempet kunjungi juga blog saya yag lain……
15 Desember 2008 pukul 12:36 am |
[...] secara Independent. Seluruh pembuatan album dilakuakan sendiri oleh para personil mereka,mulai dari recording hingga [...]
6 April 2009 pukul 4:32 am |
Sebagai tambahan, kalau untuk memciptakan lagu atau musik dance, hause, & remix kita juga dapat memakai FPC drum Modul dari Fruity loop 6 atau lebih tinggi, saya juga pengguna sejati Cubase SX 3.
Salam Kenal dari Endarahmi, S.Sn di Payakumbuh.
sahatmrt : wah makasih Mas atas tambahannya
Salam kenal juga!
2 Mei 2009 pukul 3:00 pm |
mantabs mas… lumayan buat tambahan ilmu.
11 Oktober 2009 pukul 6:27 pm |
Mas kalau mau pakai vst untuk sampling sound, menurut pengalaman ku bagus juga pakai halion 3. selain soundnya bisa di edit, juga bisa di apaan aja deh sesuai kebutuhan kita
23 Oktober 2009 pukul 6:27 am |
tahap tahap cara menggunakan AAMS gimana nih…
sahatmrt : allnine, untuk tahap awal gak susah kok. tinggal clik tombol “Auto Master Audio File”. Setelah diclik dia minta file yang mau dimastering (bisa wav, bisa mp3. kalo wav formatnya harus 44.1 Khz 16 bit) tulisannya “Select Audio Source File”. Setelah file yang mau dimastering dipilih, akan muncul lagi jendela “Load Reference File”, lalu clik folder “Reference Database”, disini kita memilih rujukan untuk mastering, sesuai jenis musik yang mau dimastering ini, ada acapella, house, pop, rock dll. pilihannya banyak. Setelah dipilih, AAMS akan jalan sendiri, setelah kelar ntar hasilnya satu folder dengan lagu yang belum dimastering. coba deh
tapi jangan lupa baca manualnya biar lebih lengkap.